Senin, 09 Juni 2008

TEGARr

Hari Minggu yang lalu (8-6-2008), saya menghadiri acara suatu lamaran seseorang. Di acara itu ada suatu ibroh yang dapat saya ambil. Yakni berkaitan dengan ketegaran seseorang yang dengan besar hati untuk melepas pujaan hatinya yang dikarenakan sudah dikitbah oleh saudaranya yang lain. Sangat jarang orang yang mau menghadiri suatu acara dimana acara tersebut sebenarnya sangat menyayat hatinya. Dengan tegarnya dia datang ke acara itu dengan menunjukkan sikap senormal mungkin, seakan-akan tidak ada sayatan dalam hatinya. Mudah-mudahan engkau mendapatkan ganti yang lebih baik saudaraku karena Allah.
Nabi SAW sendiri telah melarang kita untuk mengkitbah seseorang yang telah dikitbah oleh saudara kita yang lain.
Seharusnya begitulah sikap seorang muslim. Dimana ia dapat tegar apapun cobaan yang datang padanya. Bukankah hidup ini merupakan suatu ujian?(QS. Al Mulk ayat 2). Justru dengan ujianlah kita dapat menikmati indahnya kehidupan.
Bukankah dalam setiap do'apun kita selalu minta untuk diteguhkan seperti iman, islam, maupun ma'rifat kita.
Ya Muqolibal Qulub...... wa tsabitna ya Allah bil iman, wa tsabitna ya Allah bil islam, wa tsabitna ya Allah bil ma'rifat.
Ketegaran pulalah yang dapat menghantar seseorang menuju sukses. Mari saudaraku........kita bangkit......songsong hari esuk dengan optimis. Letupkan motivasi dalam diri kita untuk menuju kehidupan yang lebih baik...... Amin

Tidak ada komentar: