Selasa, 25 Januari 2011

MENGASAH KETAJAMAN BASHIRAH

Dasar ; QS. Yusuf (12) : 108

Bashirah menurut Syaukani adalah pengetahuan yang mampu memilah yang hak dari yang batil, benar atau salah.
Menurut Ibnu Katsier, bashirah adalah keyakinan yang berlandaskan argumentasi syari' dan aqli yang kokoh, tidak taklid buta.

Untuk mendapatkan bashirah perlu ditempuh jalan:
1. Adanya kesadaran dari niat yang benar. Karena niat yang benar ini akan berdampak pada kinerja seseorang.
2. Taubat secara sungguh-sungguh. Lihat QS. At Tahrim (66) :8. Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu.........
3. Menyisihkan hasrat dunia. QS. Al Hujurat (49) : 11. Wahai orang-orang yang beriman! Jangan kamu mengolok-olok kaum yang lain,..........
4. Serius menjaga amalan wajib dan menghidupkan sunnah Nabi saw. QS Taha (20) : 90.
5. Hidupkan waktu dengan berdzikir dan muhasabah. Lihat QS Az Zariyat 951) : 16 -18. Latihlah kesabaran, ketekunan dan perkokoh iman terhadap godaan dunia.