Do'a iftitah sangat banyak ragamnya. Sudahkah kita mencoba untuk mengkoreksi do'a iftitah kita agar sesuai dg yang dicontohkan oleh Nabi saw?
Salah satu do'a iftitah yang dicontohkan Nabi adalah sbb:
ALLAAHUMMMA BAA'ID BAINII WABAINA KHATHAYAAYA KAMAA BAA'ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIB, ALLAAHUMMA NAQQINII MIN KHATHAAYAAYA KAMAA YUNAQQATS TSAUBUL ABYADHU MINAD DANASI, ALLAAHUMMAGH SIL NII MIN KHATHAAYAAYA BILMAA'I WATSALJI WAL BARADI.
Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalanhanku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan dengan air, salju dan embun. (HR. Bukhari)
Do'a yang diajarkan Rosulullah saw ini mempunyai 3 pelajaran utama, yaitu:
1. Merupakan pengakuan kelemahan seorang hamba, dan pengakuan bahwa dirinya tidaklah terjaga dan terbebas dari kesalahan.
Jika yg dimaksud kesalahan yg lalu, maka ampunilah aku, rahmatilah aku, jangan Engkau campurkan aku an kesalahanku yg lalu sebagaimana Engkau tidak mengumpulkan antara timur dan barat.
Jika yg dimaksud kesalahan yg akan datang, maka jauhkanlah antara aku dan sebab2 yg dapat mengakibatkanku melakukan kesalahan2. Jangan pertemukan aku denganya sebagaimana Engkau tidak mempertemukan dan menjauhkan antara timur dan barat.
2. Merupakan hajat seseorang yaitu minta diampuni dan dibersihkan setelah melakukan kesalahan, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Penyebutan baju putih untuk menyatakan sebersih2nya.
3. Permohonan terakhir untukmencuci dosa2 dg air, salju, dan air dingin. Maknanya sebagaimana Engkau menjadikan air menjadi sebab bersihnya sesuatu, maka jadikanlah ia sebagai sebab yang mendatangkan ampunanMU.
Jumat, 21 Juni 2013
Langganan:
Postingan (Atom)