Rabu, 02 April 2008

KASIH SAYANG ALLAH

Subnallah, hanya dengan kasih sayang Engkau ya Allah, saat ini kami masih dapat bernafas. Karena kasih sayang Engkaulah kami masih dapat menjalankan rutinitas aktivitas sehari-hari. Karena rahmatMUlah kami masih dapat menjalankan ibadah kepadaMU. Ya Allah, segala puji hanya milikMU semata.
Janganlah kita sampai putus asa dari rahmat Allah. Kasih sayang Allah kepada umatNYA gak pernah habis. Malah manusia yang sangat banyak gak bersyukurnya. Diberikan susah sedikit sudah mengeluh, diberikan karunia yang banyak lupa pada hakekat untuk apa kita hidup didunia. Diberikan sakit sebentar sudah gak sabar. Diberikan sehat digunakan untuk hal yang sia-sia. Memang manusia mempunyai sifat yang tergesa-gesa.
Ya Allah, dengan rahmat dan kasih sayangMU kami berusaha optimis. Kami berusaha untuk menyebarkan kasih sayang kepada sesama. Karena dengan meningkatkan kasih sayang kita pada sesama, semakin Engkau limpahkan kasih sayangMU pada manusia. Menyayangi anak yatim, menyatuni para fakir, miskin, menyayangi orang tua sebagaimana dengan indahnya Engkau tuangkan dalam surah Al Israa ayat 24.
Namun ......kenapa rasa sayang yang telah Engkau berikan itu,,banyak disia-siakan oleh manusia. Anak yang berani pada orangtua, ibu yang tega membunuh anaknya, ketetangga saling gak bertegur sapa, ke guru gak ada hormatnya. Apakah mereka gak sadar bagaimana besarnya kasih sayang yang Engkau limpahkan pada manusia?........
Wahai saudaraku........kurangi atau hilangkan sifat angkuhmu, hilangkan rasa sombongmu, hilangkan rasa iri dengkimu, kembangkan senyummu untuk saudaramu, ulurkan tanganmu bagi saudaramu yang membutuhkan uluran tangan, hilangkan rasa egoismu, dan contohlah bagaimana tauladan dari Nabi SAW yang membimbing kita dengan lembut.
Wahai .......saudaraku.....
Mari kita laksanakan ajaran Nabi kita, kita bumikan Al Qur'an, kita pererat ukhuwah kita, kita sebarkan ajaran Nabi kita. Janganlah merasa kita gak bisa. Lakukan sekarang juga apa yang dapat kita lakukan. Jangan menunda-nunda kebaikan, jangan menyimpan-nyimpan ilmu untuk diri sendiri, mari....kita raih balasan amal yang semaksimal mungkin dari sisa umur kita. Baik di rumah, ditempat kerja, di lingkungan sekitar, dll. Sadarlah ....bahwa itu semua adalah ladang amal kita. Janganlah kita merasa itu menjadi beban yang memberatkan. Bukankah semyuman anak yang berhasil membaca huruf hijaiyah merupakan kepuasan bagi kita? Betapa sedihnya kita melihat generasi penerus yang gak bisa baca tulis. Mari kita ulurkan tangan kita, kita bantu mereka yang memerlukan bantuan kita. Insyaallah kasih sayang dari Allah juga akan melimpah pada kita. Amin.