Kamis, 05 Juni 2008

SYUKUR

Dasar yang berkaitan dengan syukur adalah Al Qur'an Surah Ibrahim ayat 7
Hakikat nikmat Allah:
  1. Wasaijul Hayah (Perantara hidup). Karena dengan nikmat Allah lah kita dapat bekerja, berkeluarga, beribadah, dll.
  2. Minhajul Hayah (pedoman hidup). Yakni sebagai petunjuk dalam menjalani kehidupan di dunia seperti : zakat, puasa, haji, dll. Sehingga bagaimana kita dapat mengemas nikmat ini sebagai syukur.
  3. Merupakan pertolongan Allah. Bahwa segala sesuatu tidak terlepas dari pertolongan Allah semata. manusia hanya berusaha, tapi kegagalan atau kesuksesan itu ada campur tangan Allah didalamnya.
Rukun syukur:
  1. Adanya I'tiraf (pengakuan). Bahwa nikmat itu berasal dari Allah. semua yang kita miliki adalah hanya titipan saja.
  2. At Tahadus. Bahwa syukur itu perlu kita ungkapkan yaitu dengan menyebut-nyebut nama Allah bukan karena riya tetapi untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah pada kita. Contoh dengan menyebut subnallah, dll.
  3. At Ta'a. Dengan banyaknya nikmat yang diberikan Allah pada kita maka akan semakin membuat kita ta'at pada Allah dan RosulNYA.
Hasil syukur adalah semakin bertambah nikmat, sehingga Allah akan menambah ilmu. semakin bertambahnya ilmu maka akan mendorong kita semakin giat beramal. Bertambahnya amal akan medorong bertambahnya rizki yang kita miliki. Dan balasannya akan semakin bersyukur kita, dan akan mendapatkan surgaNYA.

Tidak ada komentar: