Kemarin pada tgl 31 Januari, Lilik masih ada di Blitar Jawa Timur. Dirumah orang tua yang sederhana ini ada kejadian yang membuat hati ini resah dengan perilaku seorang bocah umur 6 th. Dia dalam usia kanak-kanaknya diberikan hidayah oleh Allah swt yang tercermin pada perilakunya. Bagaimana dia sangat bersedih karena gak dapat melakukan perbuatan yang baik dikarenakan alam yang gak mendukung. Kesedihannya yang mendalam karena gagal melakukan perbuatan baik sangat kontradiktif dengan orang dewasa. Saat ini sepertinya tidak menggetarkan hati jika orang dewasa kehilangan kesempatan untuk berbuat baik, walaupun itu untuk dirinya sendiri. Sangat berbeda sekali dengan apa yang telah kusaksikan itu. Sepertinya tidak ada rasa bersalah jika menunda-nunda waktu......ntar dulu.....ntar dulu......oh masih ada waktu,......... Dia juga belum ngerjakan kok....... dan masih banyak lagi kesia-siaan yang dilakukan tanpa merasa bahwa kita berpacu dengan waktu. Seperti saat inipun, mungkin orang melihat aneh kita ngaji dikampus, melakukan sholat dhuha sebelum memulai aktivitas, membaca buku yang bukan materi mengajar........Bukan hanya itu,.... yang parah lagi...... kita malu untuk memulai melakukan kegiatan baik itu, takut diledek teman, dianggap kampungan, lebih baik main komputer walaupun hanya mainan yang juga menghabiskan waktu. Sehingga sering kudengar aaaaahhhhhh stress aku di kantor. Habis gak ngapa-ngapain sih.
Kenapa kita gak mulai melakukan kegiatan yang baik, mengsisi waktu kosong dengan hal-hal manfaat baik untuk duniawi maupun akherat, seperti tilawah, ngaji mengupas hal-hal sepele di sekitar kita, baca buku-buku yang bermanfaat, diskusi untuk mencerahkan pikiran, buat kliping yang menarik minat kita, ..... daripada hanya bengong untuk nungguin jam kerja berakhir. Marilah kita rubah perilaku kita kearah yang lebih bermanfaat bagi orang lain dan diri sendiri. Semoga kejadian ini dapat dijadikan pelajaran.
Senin, 11 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar