Kamis, 16 April 2009

10 BUNGA HIDUP BAHAGIA

Dalam menjalani hidup ini ada berbagai cobaan yang terkadang menjadikan hidup ini menjadi stagnan, terkadang malah mengarah pada kemunduran. Dibawah ini ada beberapa kiat yang menjadikan hidup ini lebih bahagia, lebih bermakna, dan menatap kehidupan ini dengan hati yang lapang.
1. Bangun disaat menjelang fajar untuk istighfar. Lihat QS. Ali Imran (3): 17.
2. Menyendiri untuk tafakur, merenungkan dan memikirkan berbagai ciptaan ALLAH yang ada di sekitar kita. Pasti ALLAH menciptakan semua ini tidak sia-sia. Lihat di QS. Ali Imran (3) : 191
3. Menjalin hubungan dengan orang sholeh. Pergaulan kita dapat mengarahkan kemana kita akan melangkah. Hati-hatilah dalam bergaul untuk mencari teman. Carilah teman yang dapat membawamu ke pahala akhirat. QS. Al Kahfi (8) : 28
4. Perbanyak berdzikir pada ALLAH. Insyaallah dengan dzikir hati akan tenang. QS. Al Ahzab (33) :41
5. Sholat dengan khusyu'. Lihat di QS. Al Mukminun (23) : 2
6. Membaca dan tadabur Al Qur'an. QS An Nisaa 94) : 82
7. Berpuasa disaat hari yang panas. Sesungguhnya ada satu pintu surga yang disediakan bagi orang yang berpuasa karena ALLAH.
8. Bersedekah secara sembunyi-sembunyi. Sedekah itu ada berbagai macam caranya. Ada yang dengan harta benda, dengan perbuatan, dengan lisan, dls.
9. Meringankan beban seorang muslim. Ini merupakan bentuk empati yang perlu di galakkan pada umat muslim. Bahwa kita sesama muslim itu saudara. janganlah merasa lebih dari yang lain. Nanti takut mengarah ke arah yang salah yaitu sombong, takabur, dls.
10. Berlaku zuhud terhadap sesuatu yang bersifat fana. Karena kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal. QS. Al A'laa (87) : 17.

Marilah kita mencoba untuk menjalankan ke 10 kiat tersebut diatas. Manakah yang paling mudah bagimu? Dan manakah yang paling sulit bagimu untuk melakukannya?

Kamis, 12 Februari 2009

BIDADARIKU


Masih terbayang di ingatanku, ketika kakak keduaku mengatakan : "Ini anak menjadi anakmu, tak berikan kepadamu". Lilik saat itu bingung karena pada saat itu menikah aja belum. Waktu berlalu dengan cepat. Saat berusia berumur 3 tahun, kamu gak mau keluar rumah jika gak memakai kerudung seperti ibumu ini. Saat itu, ibu kau buat terperangah. 8 tahun kemudian, ibu kamu buat terkaget-kaget lagi saat kamu mendapatkan haid pertama kali. Saat itu kamu bertanya,"Bu,..... apakah seorang gadis yang sudah mendapat haid harus menggunakan jilbab?" Alhamdulillah, kamu telah mendapatkan hidayah dari Allah untuk menutup aurat. Ya anakku, kewajiban untuk menutup aurat bagi wanita berlaku ketika sudah balig. Balignya wanita jika ia sudah mendapatkan haid. Hal itu sudah menunjukkan kematangan organ wanita. Ibu berharap kamu menutup aurat yang benar, jangan asal mengikuti mode yang ada saat ini. Ulurkan jilbabmu sampai menutup dada. Sembunyikanlah lekuk-lekuk tubuhmu dari pandangan mereka yang bernafsu terhadapmu. Gunakan baju taqwa ini sampai akhir hayatmu. Nanti akan banyak manfaat yang kamu petik dengan menggunakan baju muslimah ini. Jadilah engkau bidadari di dunia dan di akhirat. Jaga akhlakmu anakku, insyaallah kamu akan selamat dunia dan akhirat. Ya Allah, limpahkan selalu hidayaMU kepada putriku ini. Bimbinglah selalu kearah yang baik. Jadikan ia sebagai penyejuk mata hatiku. Amin.

Rabu, 28 Januari 2009

FAKTOR YANG MEMBUAT JIWA & WAJAH MURAM

Dalam kehidupan ini ada beberapa hal yang menyebabkan jiwa dan wajah kita menjadi muram, gelisah, & tidak tentram. Beberapa faktor tersebut adalah:
1. Putus asa.
Rasa putus asa membuat hati menjadi sempit, seakan-akan yang kita hadapi cobaab yang sangat berat yang melebihi cobaan pada orang lain. Ptah semangat membuat pandangan menjadi negatif, sehingga suka mencari kesalahan orang lain, dan mejadikan besar mulut. Untuk itu bukalah tabir keputusasaan ini untuk menggapai sukses. Menurut Andrie Wongso, sukses adalah milik siapa saja. Jadi setiap manusia berhak akan sukses itu, tinggal bagaimana kita memanage diri kita untuk menggapainya.
2. Menyakini diri hanya untuk meraih hal-hal yang kecil.
Terkadang kita tidak percaya diri, sehingga kita menetapkan tujuan yang mudah untuk dicapai. Dan apabila tujuan ini sudah tercapai kita sudah merasa puas sehingga kita cenderung untuk menghindari tantangan yang lebih berat, malah terkadang jika tersandung dengan rintangan yang agak berat sudah menyerah duluan. Untuk mengatasi hal ini buatlah tujuan hidup yang tinggi dan sulit untuk dicapai, sehingga hal ini akan selalu menimbulkan semangat untuk mencapainya. Ada rasa optimis dalam mengejar tujuan hidup tersebut.
3. Tidak berjiwa pendidik.
Seorang yang berjiwa pendidik mempunyai tujuan hidup untuk menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat sesuai dengan kemampuan. Mengarahkan agar selalu menjadi penerang yang memancarkan cahaya, kasih sayang, dan kebaikan yang menuntunnya untuk memiliki hati yang penuh empati , kasih sayang, rasa kemanusiaan, serta senang berbuat baik pada siapa saja.
4. Kurang asnya.
Seseorang yang kurang asanya cenderung untuk segera menghindari kesulitan bila ia menemui kesulitan dan melihatnya sebagai sesuatu yang sangat besar dan memberatkan diri.
5. Berjiwa kerdil.
Orang yang berjiwa kerdil selalu menghindar dari kesulitan.
6. Rasa rendah diri.
Seseorang yang kurang percaya diri cenderung untuk bersikap plin plan. Tidak dapat mengambil keputusan yang tepat. Dan orang yang merasa rendah diri dapat pula menyulitkan dan membahayakan orang lain di sekitarnya.
7. Wawasan sempit & egoisme.
Terkadang manusia merasa sudah paling hebat dengan ilmu yang dimilikinya, padahal ilmu Allah itu sangat luas. Dimana jika dituliskan dengan tinta tak akan pernah cukup tinta yang seluas lautan ini. Demikian pula sikap ego yang tinggi juga menahan seseorang untuk berbuat kebaikan. Lihat Q.S Ali Imran ayat 154.

Sungguh kita sangat butuh pada senyuman yang membuat wajah berseri-seri, hati yang lapang, akhlak yang menawan, jiwa yang lembut dan pembawaan yang tak kasar.
"Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian berendah hati, sehingga tidah ada salah seorang diantaramu yang berlaku jahat pada yang lain dan tidak ada salah seorang diantaramu yang membanggakan diri atas yang lain".(Hadits)

Senin, 05 Januari 2009

SELAMAT TAHUN BARU HIJRAH

Waktu berlalu dengan cepat. Benarlah firman Allah yang tertuang dalam Surah Al Ashr. Dimana sesungguhnya manusia ini dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beramal sholeh, saling menasehati dalam kebenaran dan saling tolong menolong dalam kesabaran.
Dalam menyongsong tahun baru 1430 hijrah ini, ada beberapa agenda yang ingin dicapai:
1. Kontinuitas tilawah harian minimal 1 juz.
2. Menggiatkan lagi sholat rawatib, karena dengan sholat rawatib yang 12 rakaat dalam sehari semalam insyaallah dibuatkan satu rumah disurga. Dua rakaat sebelum shubuh, 4 rakaat sebelum dzuhur, 2 rakaat sesudah dzuhur, 2 rakaat sesudah magrib, dan 2 rakaat sesudah isya'.
3. Menggiatkan sholat malam.
4. Pergi menunaikan rukun islam yang ke lima ke tanah haram.
5. Membuat buku latihan menulis dan membaca huruf dan angka hijaiyah.
6. Memperbaiki aqidah, dengan terus menggali ilmu-ilmu agama
7. Menghijrahkan pikiran kearah yang lebih baik.
8. Menghijrahkan perasaan kearah yang lebih baik.
9. Memperbaiki akhlaq baik terhadap keluarga, orang tua, sahabat, anak, rekan kerja, dan tetangga.
10. Sholat fardhu di masjid.
Ya Allah,.......... mudahkan hambaMU yang lemah ini untuk merealisasikan agenda yang telah ditetapkan oleh hambaMU ini.

Kamis, 09 Oktober 2008

Birul Walidain

Dalam surah Luqman ayat 11 - 15 , terdapat nasehat Luqman kepada anaknya. Salah satu nasehat itu berkaitan dengan adab anak terhadap orang tuanya. Orang tua kita dengan sabar, penuh perhatian, dan susah payah membesarkan kita. Sampai detik ini ada pertanyaan yang mengganggu diri saya, "apakah Lilik telah berbakti kepada orang tua?" Itulah pertanyaan yang selalu berkecamuk dalam kepala. Sepertinya apa yang telah Lilik perbuat tidak dapat menebus semua apa yang telah diberikan oleh bapak ibu. ma'afkan anakmu ini pak, bu, jika belum dapat membahagiakan bapak ibu. Memang kebahagiaan tidak dapat dinilai dengan uang & harta. Mudah-mudahan kasih sayang, bakti, dan kepatuhan Lilik kepada bapak ibu termasuk dalam berbuat baik pada orang tua. Ya Allah, ampunilah dosa kedua orang tuaku, berikanlah selalu HidayahMU pada kedua Orang tuaku, terimalah amal-amal bapak ibu, dan kasihanilah keduanya sebagaimana mereka mengasihiku diwaktu kecil. Ucapan yang baik merupakan salah satu bentuk dari birul walidain, tetapi...... kenapa semakin banyak orang yang berkata-kata kasar malah mencaci maki kedua orangtuanya? Sikap yang menyenangkan juga bagian dari birul walidain, namun........banyak Lilik saksikan disekitar kita anak yang menghardik orang tua. memanggil dengan hormat juga bagian dari bitul walidain, tapi...... banyak di sekitar kita yang memanggil orang tua dengan namanya saja tanpa ada rasa hormat. Orang tua adalah qudwah bagi anaknya. Jika orang tua tidak dapat menghormati dan menghargai kedua orang tuanya, tentunya anak juga akan bersikap sama karena ia mempraktekan apa yang ia lihat. Ya Allah, hindarkan diriku dan keluargaku dari api neraka. Janganlah Engkau jadikan kami orang yang mungkar pada ke dua orang tua.

Kamis, 14 Agustus 2008

MARHABAN YA RAMADHAN

Tidak terasa hari berganti hari, bulan berganti bulan, sehingga datang dihadapan kita suatu bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan di dalamnya. Alhamdulillah, Engkau masih memberikan berbagai nikmat pada hamba-MU ini.
Untuk menyambut bulan yang penuh berkah ini, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan sebagai persiapan. Walaupun sebenarnya persiapan itu seharusnya sudah kita mulai pada bulan Rajab yang lalu. Tapi.... seandainya kemarin belum melakukan, marilah mulai kita lakukan dari saat ini. Allahumma Barikhlana fi rajabi wa sya'bani wa balighna ramadhan.
Beberapa hal yang perlu kita lakukan adalah:
1. Menegakkan sholat qiyamul lail. Diharapkan dengan qiyamul lail ini kita mendapatkan ampunan dari Allah swt.
2. Menegakkan sholat rawatib, baik qobliyah maupun ba'diyah. Mudah-mudahan dengan sholat ini dapat kita tambal kekurangan yang ada dalam sholat fardhu dan mudah-mudahan dapat dibangunkan rumah di surga.
3. Sholat Dhuha. Dengan sholat dhuha kita berharap Allah swt selalu memberikan rizki yang halal untuk keluarga kita. Coba resapi do'a untuk sholat dhuha tersebut. Begitu dalam maknanya.
4. Tilawah Al Qur'an, minimal setengah juz dalam 1 hari. Lebih baik lagi disertai dengan tadabur dan membumikan Al Qur'an.
5. Baca Sholawat pada Nabi kita. Kita sangat mengharapkan adanya safaat dengan sholawat ini.
6. Baca La Ilaha Ilallah Wahdahu La Syarikalahu Lahul Mulku Walahul Hamdu Yuhyi Wa Yumitu Wahuwa 'ala Kulli Syaiin Qodir.
7. Istighfar. Setiap saat selalu saja ada perbuatan tak terpuji yang kita lakukan, walaupun tanpa disengaja.
8. Perluas pengetahuan, terutama yang berkitan dengan ramadhan. Baik hukum-hukumnya, cara menghidupkannya, atau yang lainnya.

Insyaallah, bila hal ini kita lakukan, kita dapat menghidupkan ramadhan tahun 1429 h ini. Mudah-mudahan Allah swt mempermudah dan mengabulkan niat kita ini. amin.

4.

Senin, 09 Juni 2008

TEGARr

Hari Minggu yang lalu (8-6-2008), saya menghadiri acara suatu lamaran seseorang. Di acara itu ada suatu ibroh yang dapat saya ambil. Yakni berkaitan dengan ketegaran seseorang yang dengan besar hati untuk melepas pujaan hatinya yang dikarenakan sudah dikitbah oleh saudaranya yang lain. Sangat jarang orang yang mau menghadiri suatu acara dimana acara tersebut sebenarnya sangat menyayat hatinya. Dengan tegarnya dia datang ke acara itu dengan menunjukkan sikap senormal mungkin, seakan-akan tidak ada sayatan dalam hatinya. Mudah-mudahan engkau mendapatkan ganti yang lebih baik saudaraku karena Allah.
Nabi SAW sendiri telah melarang kita untuk mengkitbah seseorang yang telah dikitbah oleh saudara kita yang lain.
Seharusnya begitulah sikap seorang muslim. Dimana ia dapat tegar apapun cobaan yang datang padanya. Bukankah hidup ini merupakan suatu ujian?(QS. Al Mulk ayat 2). Justru dengan ujianlah kita dapat menikmati indahnya kehidupan.
Bukankah dalam setiap do'apun kita selalu minta untuk diteguhkan seperti iman, islam, maupun ma'rifat kita.
Ya Muqolibal Qulub...... wa tsabitna ya Allah bil iman, wa tsabitna ya Allah bil islam, wa tsabitna ya Allah bil ma'rifat.
Ketegaran pulalah yang dapat menghantar seseorang menuju sukses. Mari saudaraku........kita bangkit......songsong hari esuk dengan optimis. Letupkan motivasi dalam diri kita untuk menuju kehidupan yang lebih baik...... Amin